Cari apa sih ?

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Desember 2014

Bude, sudah 15 tahun melestarikan rumah makan “Warteg”

Ipan - BekasiJauh


Jakarta - Bu wati atau biasa di panggil bude sudah lama berkecimpung di dunia Warteg. Usaha ini sudah menghidupi keluarga nya sejak 15 tahun lalu. Tidak hanya 1, ia mempunyai 2 cabang lain di daerah Layur, Jakarta Timur dan Cengkareng. Aneka ragam makanan pun ia hidangkan seperti soto, ayam goring, balado telur, dan masih banyak lagi. Waktu buka nya pun terhitung pagi, jam 6 pagi ia sudah membuka warteg nya agar masyarakat dapat mencari sarapan dengan mudah. Pendapatan nya pun tidak main main, ia bisa meraup sampai dengan satu juta rupiah dalam satu hari.

Keuntungan menggunakan jasa katring

Ipan - BekasiJauh


Jakarta - Salamah (28tahun) menggunakan jasa katring untuk keponakan nya yang sedang merayakan ulangtahun, “begitu banyak keuntungan menggunakan jasa katring, dari waktu sampai dengan kelengkapan acara sudah tidak perlu kita memikirkannya” tutur salamah. Acara yang di adakan oleh Salamah pun di hanya di rumahnya di kawasan perumahan di kelapa gading,jadi sangat mudah bagi penyedia jasa katring untuk mencari alamatnya.

 Acara yang di mulai dari pukul 18.30wib ini memaksa para karyawan katring untuk tiba dua jam lebih awal agar di sesuaikan dengan tempatnya. Katring yang ia pesan pun tergolong cukup ekonomis dan masakannya lezat, oleh karena itu katring ini sudah menjadi langganan dari keluarga  salamah.. semua menu makan tersedia dari mulai kue, stik, eskrim, bahkan sering mendapat makanan extra bila sudah menjadi langganan.

Usaha Katring Dari Turun-menurun

Ipan - BekasiJauh


Jakarta - Ibu Shinta (38tahun) atau yang akrab disapa mba Shin, seorang pungusaha katring yang sudah sajek lama menjalani usaha ini. Mba Shin yang bertempat tinggal di Cakung Jakarta Timur, Beliau melanjutkan usaha dari ibunya yang sudah cukup lama menggeluti usaha ini. Mba Shin di bantu oleh tiga karyawannya, bila pesanan dirasa banyak mba Shin mengajak ibu-ibu disekitarnya untuk diminta bantuan.
Usaha ini melayani berbagai acara dari acara pernikahan, khitanan, pengajian, sampai dengan arisan. Mba Shin memtaok harga cukup standar oleh karena itu banyak orang-orang yang meminta jasa katringnya. Banyak orang pun yang merasa puas dengan jasa mba Shin, karena dengan adanya usaha seperti ini orang-orang yang sedang mengadakan acara tidak usah repot-repot memasak dalam jumlah besar.

Dengan usaha seperti ini bukan hanya kebutuhan keluarga yang tercukupi tetapi tetangga nya pun mendapatkan untung bila dimintai tolong oleh mba Shin. Mba Shin memiliki empat orang anak, anaknya pun sekarang sudah ada yang melanjutkan sekolah di perguruan tinggi.